B Cells Types

B cells, also known as B lymphocytes, are a type of white blood cell of the lymphocyte subtype. They function in the humoral immunity component of the adaptive immune system by secreting antibodies. Additionally, B cells present antigen (they are also classified as professional antigen-presenting cells (APCs)) and secrete cytokines. In mammals, B cells mature… Read More B Cells Types

Adaptive immune system

Adaptive immune system The adaptive immune system evolved in early vertebrates and allows for a stronger immune response as well as immunological memory, where each pathogen is “remembered” by a signature antigen. The adaptive immune response is antigen-specific and requires the recognition of specific “non-self” antigens during a process called antigen presentation. Antigen specificity allows… Read More Adaptive immune system

The New List of Human Interleukins 1-36: Target Receptor, Target Cells and Function

Interleukins are a group of cytokines (secreted proteins and signal molecules) that were first seen to be expressed by white blood cells (leukocytes). The function of the immune system depends in a large part on interleukins, and rare deficiencies of a number of them have been described, all featuring autoimmune diseases or immune deficiency. The… Read More The New List of Human Interleukins 1-36: Target Receptor, Target Cells and Function

Modulasi Hormon Neuroendokrin Pada Sistem Imun

Sistem kekebalan atau sistem imun (immune system) adalah sistem pertahanan manusia sebagai perlindungan terhadap infeksi dari makromolekul asing atau serangan organisme, termasuk virus, bakteri, protozoa dan parasit. Sistem kekebalan juga berperan dalam perlawanan terhadap protein tubuh dan molekul lain seperti yang terjadi pada autoimunitas, dan melawan sel yang bertransformasi menjadi tumor. Pertahanan awal terhadap organisme… Read More Modulasi Hormon Neuroendokrin Pada Sistem Imun

Mediator Dalam Reaksi Hipersensitivitas Tipe I

Pada keadaan normal, mekanisme pertahanan tubuh baik humoral maupun selular tergantung pada aktivasi sel B dan sel T. Aktivasi berlebihan oleh antigen atau gangguan mekanisme ini, akan menimbulkan suatu keadaan imunopatologik yang disebut reaksi hipersensitivitas. Menurut Gell dan Coombs, reaksi hipersensitivitas dapat dibagi menjadi 4 tipe, yaitu tipe I hipersensitif anafilaktik, tipe II hipersensitif sitotoksik… Read More Mediator Dalam Reaksi Hipersensitivitas Tipe I

Imunitas Mukosa Pada Saluran Urogenitalia

Sistem kekebalan dapat membentuk berbagai macam sel dan molekul yang dapat mengenali dan menghilangkan mikroorganisme dalam jumlah besar (virus, bakteri, dan parasit) dan bahan-bahan lain yang berbahaya. Respons imun dibagi menjadi dua bagian yaitu imunitas alamiah dan imunitas didapat. Perbedaan keduanya adalah imunitas alamiah melibatkan mekanisme pertahanan tidak spesifik terhadap patogen tertentu contohnya fagositosis sedangkan… Read More Imunitas Mukosa Pada Saluran Urogenitalia

Imunitas Mukosa Pada Saluran Cerna

Sistem kekebalan dapat membentuk berbagai macam sel dan molekul yang dapat mengenali dan menghilangkan mikroorganisme dalam jumlah besar (virus, bakteri, dan parasit) dan bahan-bahan lain yang berbahaya. Respons imun dibagi menjadi dua bagian yaitu imunitas alamiah dan imunitas didapat. Perbedaan keduanya adalah imunitas alamiah melibatkan mekanisme pertahanan tidak spesifik terhadap patogen tertentu contohnya fagositosis sedangkan… Read More Imunitas Mukosa Pada Saluran Cerna

Imunitas Mukosa Pada Saluran Napas

Sistem kekebalan dapat membentuk berbagai macam sel dan molekul yang dapat mengenali dan menghilangkan mikroorganisme dalam jumlah besar (virus, bakteri, dan parasit) dan bahan-bahan lain yang berbahaya. Respons imun dibagi menjadi dua bagian yaitu imunitas alamiah dan imunitas didapat. Perbedaan keduanya adalah imunitas alamiah melibatkan mekanisme pertahanan tidak spesifik terhadap patogen tertentu contohnya fagositosis sedangkan… Read More Imunitas Mukosa Pada Saluran Napas

Imunitas Mukosa pada 5 Organ tubuh

Sistem kekebalan dapat membentuk berbagai macam sel dan molekul yang dapat mengenali dan menghilangkan mikroorganisme dalam jumlah besar (virus, bakteri, dan parasit) dan bahan-bahan lain yang berbahaya. Respons imun dibagi menjadi dua bagian yaitu imunitas alamiah dan imunitas didapat. Perbedaan keduanya adalah imunitas alamiah melibatkan mekanisme pertahanan tidak spesifik terhadap patogen tertentu contohnya fagositosis sedangkan… Read More Imunitas Mukosa pada 5 Organ tubuh

Respon Umum Imunologi Mukosa

Sistem kekebalan dapat membentuk berbagai macam sel dan molekul yang dapat mengenali dan menghilangkan mikroorganisme dalam jumlah besar (virus, bakteri, dan parasit) dan bahan-bahan lain yang berbahaya. Respons imun dibagi menjadi dua bagian yaitu imunitas alamiah dan imunitas didapat. Perbedaan keduanya adalah imunitas alamiah melibatkan mekanisme pertahanan tidak spesifik terhadap patogen tertentu contohnya fagositosis sedangkan… Read More Respon Umum Imunologi Mukosa

Struktur Sistem Imunologi Mukosa

Sistem kekebalan dapat membentuk berbagai macam sel dan molekul yang dapat mengenali dan menghilangkan mikroorganisme dalam jumlah besar (virus, bakteri, dan parasit) dan bahan-bahan lain yang berbahaya. Respons imun dibagi menjadi dua bagian yaitu imunitas alamiah dan imunitas didapat. Perbedaan keduanya adalah imunitas alamiah melibatkan mekanisme pertahanan tidak spesifik terhadap patogen tertentu contohnya fagositosis sedangkan… Read More Struktur Sistem Imunologi Mukosa

Aplikasi Klinis Sistem Imunitas Selular

Sistem imun dimediasi sel adalah respon imun yang tidak melibatkan antibodi, tetapi melibatkan komponen seluler seperti aktivasi makrofag, sel NK, sel T sitotoksik yang mengikat antigen tertentu, dan sekresi berbagai sitokin sebagai respon terhadap antigen. Sistem imun terbagi menjadi dua cabang: imunitas humoral, yang merupakan fungsi protektif imunisasi dapat ditemukan pada humor dan imunitas dimediasi… Read More Aplikasi Klinis Sistem Imunitas Selular

Imunitas Humoral dan Imunoglobulin

Imunitas humoral, yaitu imunitas yang dimediasi oleh molekul di dalam darah, yang disebut antibodi. Antibodi dihasilkan oleh sel B limfosit. Mekanisme imunitas ini ditujukan untuk benda asing yang berada di luar sel (berada di cairan atau jaringan tubuh). B limfosit akan mengenali benda asing tersebut, kemudian akan memproduksi antibodi. Antibodi merupakan molekul yang akan menempel… Read More Imunitas Humoral dan Imunoglobulin

Penyakit Dan Sistem Komplemen

Sistem komplemen adalah protein dalam serum darah yang bereaksi berjenjang sebagai enzim untuk membantu sistem kekebalan selular dan sistem kekebalan humoral  untuk melindungi tubuh dari infeksi. Protein komplemen tidak secara khusus bereaksi terhadap antigen tertentu, dan segera teraktivasi pada proses infeksi awal dari patogen. Oleh karena itu sistem komplemen dianggap merupakan bagian dari sistem imun… Read More Penyakit Dan Sistem Komplemen

Regulasi Sistem Komplemen

Sistem komplemen adalah protein dalam serum darah yang bereaksi berjenjang sebagai enzim untuk membantu sistem kekebalan selular dan sistem kekebalan humoral  untuk melindungi tubuh dari infeksi. Protein komplemen tidak secara khusus bereaksi terhadap antigen tertentu, dan segera teraktivasi pada proses infeksi awal dari patogen. Oleh karena itu sistem komplemen dianggap merupakan bagian dari sistem imun… Read More Regulasi Sistem Komplemen

Aktivasi Sistem Komplemen

Sistem komplemen adalah protein dalam serum darah yang bereaksi berjenjang sebagai enzim untuk membantu sistem kekebalan selular dan sistem kekebalan humoral  untuk melindungi tubuh dari infeksi. Protein komplemen tidak secara khusus bereaksi terhadap antigen tertentu, dan segera teraktivasi pada proses infeksi awal dari patogen. Oleh karena itu sistem komplemen dianggap merupakan bagian dari sistem imun… Read More Aktivasi Sistem Komplemen

Immune System

The immune system is a host defense system comprising many biological structures and processes within an organism that protects against disease. To function properly, an immune system must detect a wide variety of agents, known as pathogens, from viruses to parasitic worms, and distinguish them from the organism’s own healthy tissue. In many species, the… Read More Immune System

Sistem Komplemen

Sistem komplemen adalah protein dalam serum darah yang bereaksi berjenjang sebagai enzim untuk membantu sistem kekebalan selular dan sistem kekebalan humoral  untuk melindungi tubuh dari infeksi. Protein komplemen tidak secara khusus bereaksi terhadap antigen tertentu, dan segera teraktivasi pada proses infeksi awal dari patogen. Oleh karena itu sistem komplemen dianggap merupakan bagian dari sistem imun… Read More Sistem Komplemen